Yang dimaksud dengan produksi adalah.
Produksi merupakan penciptaan atau penambahan manfaat, baik itu berupa bentuk dan lain-lain untuk pemenuhan kebutuhan manusia.
Yang dimaksud dengan penciptaan manfaat, yaitu merubah bahan baku menjadi barang jadi, misalnya kayu gelondongan di olah menjadi kayu dan akhirnya menjadi kursi.
Yang dimaksud sebagai penambahan manfaat adalah merubah bahan yang tidak bermanfaat menjadi barang yang bermanfaat dan dapat di gunakan oleh manusia, misalnya, pasir menjadi limbah di sungai, ketika di padukan dengan semen dan batu – bata dengan percampuran sedemikian rupa dapat dijadikan bangunan atau rumah sebagai tempat tinggal.
Sedangkan pengertian dari proses produksi adalah.
” Suatu perubahan bentuk atau transformasi dari faktor produksi menjadi produk”.
Atau dapat dikatakan.
” Proses merubah input menjadi output”.
Produksi dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu,
1. Kontinyu.
Merupakan produksi yang dilakukan secara terus menerus.
Cirinya adalah,
* Produksi dilakukan secara massal.
* Produk yang di hasilkan bersifat standar.
Kelemahan dari produksi adalah,
* Kerusakan pada salah satu bagian dapat menghentikan bagian yang lain.
* Untuk waktu jangka panjang, produksinya sulit mengalami perubahan.
Sedangkan kebaikan dari produksi kontinyu adalah,
* Pengawasan dari hasil produk lebih mudah.
* Proses produksi lebih cepat, sehingga mempunyai biaya lebih murah.
Misalnya, batik cap atau batik printing.
Harga dari batik cap lebih murah bila dibandingkan dengan batik tulis, karena biaya untuk pengawasan lebih murah, dan pola dari batik tersebut sudah ditentukan oleh blat, atau cap yang sudah jadi, sehingga kalau ada pola tertentu harus membuat dulu, menjadikan proses produksi terhenti dan memakan waktu untuk memulai lagi. Sehingga dikatakan untuk jangka panjang sulit melakukan perubahan.
2. Intermitend.
Merupakan suatu produksi barang berjenis khusus atau terbatas.
Yang menjadi ciri produksi intermittend ini,
* Melakukan produksi berdasarkan pesanan.
* Menghasilkan barang atau produk yang bersifat khusus.
Kelamahannya adalah,
* Biaya untuk melakukan produksi jenis ini lebih mahal.
* Sulit untuk melakukan perencanaan.
Sedangkan kebaikan dari jenis ini adalah,
* Apabila terdapat suatu kerusakan pada suatu bagian tidak akan menjadi penghalang untuk bagian yang lain.
* Untuk jangka panjang, produk yang di hasilkan dapat dengan mudah berubah.
Misalnya, produksi batik tulis.
Harga kain batik tulis tergolong mahal, dikarenakan biaya produksi yang tinggi dan tidak hanya dibuat dari cap, tetapi benar – benar dibuat secara manual, yang harus menyediakan kain mori, pensil, penghapus, malam, kompor, canting, indigo, garam, bak, dan alat penjemuran sehingga batik tersebut jadi. Tetapi walaupun demikian apabila terdapat kerusakan pada bak atau kompor tidak akan menjadi penghambat proses produksi tersebut, dan pola yang di hasilkan dapat lebih bervariasi, karena di produksi secara manual.
Setelah mengetahui pengertian dari produksi dan jenisnya maka perlu juga untuk mengetahui pola dari produksi, yang berfungsi untuk menyusun anggaran produksi sebagai anggaran pembatu anggaran penjualan.
Yang dimaksud dengan pola produksi adalah,
” Tingkat perkembangan jumlah unit yang akan diproduksi untuk jangka waktu yang akan datang dan untuk menghadapi pola penjualan “.
Jenis dari pola produksi adalah,
* Pola produksi konstan.
Yaitu merupakan suatu pola produksi yang mengutamakan kestabilan dari tingkat produksi.
* Pola produksi bergelombang.
Merupakan pola produksi yang mengutamakan kestabilan tingkat persediaan.
* Pola produksi moderat.
Merupakan gabungan dari pola produksi konstan dan pola produksi bergelombang, dan biasanya pola produksi moderat ini dibuat berdasarkan asumsi atau kebijakan tertentu dari perusahaan.
Anggaran produksi dapat dibuat dengan format.
Tingkat Penjualan.
Persediaan akhir.
________________________ +.
Jumlah.
Persediaan awal.
________________________ _.
Tingkat produksi.
Sedangkan faktor yang berpengaruh terhadapa anggaran produksi adalah,
1. Rencana penjualan.
2. Kapasitas mesin dan peralatan pabrik.
3. Tenaga kerja yang dimiliki.
4. Stabilitas bahan baku.
5. Modal kerja yang dimiliki.
6. Fasilitas gudang.
Untuk download modul anggaran produksi klik disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s