Bentuk Etika Bisnis Dalam Perusahaan.

Posted: June 25, 2011 in catatan kuliah, etika bisnis
Tags: , , ,

Di dalam menjalankan bisnis atau usaha, baik apapun itu bentuknya, di harapkan bagi para pelaku kegiatan bisnis atau usaha agar menjalankannya dengan berdasarkan etika.
Dalam suatu bisnis atau usaha yang sudah maju, sangat dipengaruhi oleh sebuah faktor utama, yang mana di dalam faktor tersebut di harapkan ada etika yang mempengaruhi keberlangsungan hidup dari bidang bisnis maupun bidang usaha yang telah terbentuk.
Adapun yang menjadi faktor utama dalam perusahaan adalah stake holder atau pihak yang memangku kepentingan.
Sebagai seorang pemangku kepentingan maka stake holder mempunyai :
* Faktor Intern.
Yang menjadi faktor intern adalah,
1. Pemegang Saham
Bentuk etika kepada pemilik modal dapat berupa,

* Menjaga keselamatan usaha.
* Transparansi.
* Melibatkan pemilik dalam membuat perencanaan.
* Pembagian deviden dengan jelas.
* Laporan secara berkala.

2. Manajer.
Bentuk etika bisnis yang dapat berbentuk,

* Kepastian perlindungan wewenang dan tanggung jawab.
* Menghargai prestasi.
* Kepastian kesejahteraan
* Pengangkatan dan pemberhentian ada batasan yang jelas.

3. Karyawan.
Etika yang diberikan dapat berupa,

* Pengembangan karir.
* pengembangan kesejahteraan.

Apabila di dalam suatu perusahaan bentuk etika tersebut diterapkan secara benar, maka tidak menutup kemungkinan jika perusahaan yang bersangkutan akan terbentuk suatu inovasi, motivasi kerja dan loyalitas yang tinggi dari karyawan, sehingga produktivitas dari perusahaan akan bertambah.
* Faktor Ekstern
Yang menjadi faktor eksternadalah,
1. Konsumen.
Bentuk etika yang diberikan dapat berupa,

* Pemberian produk yang berkualitas atau sesuai yang kita janjikan.
* Dalam memberikan harga, dapat bersaing dan tidak memanfaatkan harga saat sedang terjadi chaos.
* Waktu produk harus jelas dan sesuai dengan kebutuhan.
* Jumlah produk harus sesuai dengan yang tertera pada kemasan.

2. Pemerintah.
Etika yang diberikan dapat berupa,

* Mentaati peraturan yang berlaku.
* Membuka transparansi perusahaan.

3. Pemasok.
Etika yang diberikan dapat berupa,

* Membayar setiap kali melakukan pemesanan.
* Tidak berpindah kepada pemasok lain tanpa alasan yang jelas.

4. Masyarakat Di Lingkungan Sekitar Perusahaan
Etika yang dapat diberikan dapat berupa,

* Memberi kesejahtraan.
* Berpartisipasi dalam lingkungan.

5. Pesaing.
Etika yang diberikan dapat berupa,

* Gap harga yang tidak terlalu mencolok.
* Dalam promosi tidak menyebutkan identitas dari pesaing.

Apabila kedua faktor yang menjadi bagian dari stake holder diatas tersebut di tuangkan dalam perusahaan, maka akan berbentuk sebagai suatu dokumen peraturan perusahaan yang sangat mengikat dan bersifat baik, sehingga dapat memudahkan bagi perusahaan untuk melakukan perkembangan atau perluasan usaha, baik secara nasional maupun internasional.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s