Sistem Antrean Pelayanan Tunggal.

Posted: July 5, 2011 in catatan kuliah, Manajemen Operasi 2.
Tags: , ,

Sebagai gambaran pada suatu toko yang terbilang kecil, biasanya terdapat satu pegawai di tempat kasir dan mesin kas, serta pelayanannya terbilang cepat. Oleh karena yang membeli di dalam toko tersebut tidak hanya satu orang saja, maka timbullah suatu antrean, yang mana para pelanggan menunggu untuk dilayani oleh pegawai yang berjaga di kasir dan mesin kasnya tadi.
Keadaan seperti inilah yang disebut sebagai sistim antrian tunggal, yang merupakan suatu bentuk antrian paling sederhana dari sistim antrean, oleh karena itu sering dipergunakan sebagai dasar peragaan dari sistem antrean.
Pada sistem antrean tunggal, pegawai yang mengoperasikan mesin kas dan melayani para pelanggan sering disebut sebagai server atau fasilitas layanan, dan para pelanggan yang menunggu untuk dilayani sering di sebut sebagai barisan antrean.
Faktor yang menjadi pertimbangan adalah,
* Disiplin antrean.
=> Pada urutan keberapa seorang pelanggan akan dilayani.
* Sifat populasi pelanggan.
=> Dari mana pelanggan berasal.
* Tingkat kedatangan.
=> Seberapa sering seorang pelanggan berada dalam antrean.
* Tingkat pelayanan.
=> Seberapa cepat seorang pelanggan dilayani.
Apabila terdapat masalah yang terkait dengan sistem antrean pelayanan tunggal diatas, maka beberapa hal yang harus diketahui untuk masalah pelayanan tunggal adalah.
* Tingkat kedatangan.
=> Rata – rata tingkat kedatangan tiap periode waktu ( Λ ).
* Tingkat pelayanan.
=> Rata – rata jumlah yang dilayani tiap periode waktu ( ü ).
Sebagai perbandingan jika Λ > ü, maka pelanggan dilayani dengan kecepatan yang lebih tinggi dengan tingkat kedatangan.
Sedangkan yang menjadi ciri antrean tunggal adalah,
* Populasi pelanggan tidak terbatas.
* Disiplin antrean yang digunakan siapa yang datang pertama, mendapatkan pelayanan terlebih dahulu ( First Come First Service ).
* Tingkat kedatangan poison.
* Waktu kedatangan exponential.
* Fasilitas pelayanan terdiri dari saluran tunggal.
* Kapasitas sistem antrean di asumsikan tidak terbatas.
* Tidak ada penolakan atau pengingkaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s