Syarat dan Teori Pemungutan Pajak.

Posted: November 20, 2011 in Perpajakan
Tags: , , ,

Kedudukan Hukum Pajak :
Kedudukan hukum pajak menurut Prof. Dr. Rocmat Soemitro . SH adalah :
1. Hukum Perdata.
Hukum perdata merupakan hukum yang mengatur tentang hubungan antara satu individu dengan individu yang lainnya.
2. Hukum Publik.
Hukum publik merupakan hukum yang mengatur hubungan antara pemerintah dengan rakyatnya.
Hukum publik terdiri dari hukum T.N, Hukum T.U, Hukum Pajak dan Hukum Pidana.
Oleh karena itu kedudukan hukum Pajak terletak di bagian dari hukum Publik, dan bersifat mengatur hubungan antara Pemerintah dan Rakyatnya.
Syarat Pemungutan Pajak :
* Syarat Keadilan.
Yang di maksud dengan adil disini adalah adil kepada semua orang, dan itu bearti dalam pemungutan pajak harus sesuai dengan kemampuan yang di miliki oleh para wajib pajak dan bagi semua warga negara.
* Syarat Yuridis.
Sesuai dengan namanya, maka dalam pemungutan pajak harus di sesuaikan dengan perundang – undangan yang berlaku.
* Syarat Ekonomis.
Yang di maksud adalh pemungutan pajak tidak boleh menggangu roda perekonomian atau kelancaran produksi.
* Syarat Finansial.
Biaya pemungutan pajak harus di tekan, usahakan jangan sampai melebihi dari perolehan pajak itu sendiri.
* Harus Sederhana.
Yang di maksud harus sederhana adalah sistem dalam memungut Pajak itu sendiri, dan tidak berbelit – belit, sehingga dapat dengan mudah di lakukan dan di terima oleh segala usia.
Teori Pemungutan Pajak :
* Teori Asuransi.
Pada teori ini Pajak di bebankan pada saat pemayaran Premi Asuransi.
* Teori Kepentingan.
Teori ini beranggapan bahwa, semakin besar kepentingan dari individu kepada Negara, maka semakin besar pula jumlah Pajak yang terutang.
* Teori Daya Pikul.
Pada teori ini beranggapan bahwa, pajak yang di bayar harus sesuai dengan daya pikul wajib pajak.
Untuk mengukurnya terdapat 2 pendekatan yang di gunakan yaitu :
o Pendekatan secara Obyektif.
o Pendekatan secara Subyektif.
Misalnya :
Tuan A dan Tuan B sama – sama mendapatkan penghasilan Rp2.000.000 ,- akan tetapi Tuan A sudah berkeluarga, maka dari itu pajak yang di tanggung oleh Tuan A lebih kecil di bandingkan dengan pajak yang di tanggung oleh Tuan B aygn belum berkeluarga.
* Teori Bakti.
Suatu bukti bakti warga Negaranya kepada Negaranya.
* Teori Asas Daya Beli.
Menarik daya beli dari rumah tangga masyarakat sampai kepada rumah tangga negara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s